Mengapa disebut pupuk hayati ?

Pupuk hayati adalah pupuk hidup, sesuai namanya pupuk hayati adalah pupuk yang kandungan utama di dalamnya adalah mikroorganisme.

Apakah setiap pupuk yang menyatakan memiliki kandungan mikroorganisme dapat dikategorikan sebagai pupuk  hayati ?

Tidak, hanya produk pupuk hayati yang telah memiliki sertifikat uji mutu dan nomor ijin pendaftaran edar dari Departemen Pertanian dengan klasifikasi ‘Hayati’, karena produk pupuk hayati yang akan dipasarkan harus mengikuti standar ketentuan dari Depatemen Pertanian. Hal tersebut penting untuk dipatuhi guna menanggulangi produk hayati “palsu” yang tidak bermanfaat, sehingga merugikan konsumen/ petani.

Apakah pebedaan antara pembenah tanah organik, pupuk organik dan pupuk hayati ?

Pembenah tanah organik terdiri atas 2 macam jenis, yang pertama adalah bahan organik yang telah mengalami dekomposisi alami sehingga memiliki kondisi hampir serupa dengan tanah subur atau yang biasa disebut humus, sedangkan jenis kedua adalah bahan mineral yang dapat memperbaiki kondisi tanah (zeolite, dolomite, bentonite, dll)

Pupuk organik adalah pupuk yang dibuat dari bahan organik (kotoran ternak, sampah, jerami, dll) yang telah melalui proses rekayasa, persyaratan teknis pupuk organik sedikit lebih  “lengkap” dibanding dengan pembenah tanah organik,  walaupun secara fungsi dan manfaat dapat dikatakan tidak terlalu banyak perbedaannya.

Pupuk hayati  adalah pupuk yang memiliki kandungan mikroba, bahkan saat ini telah berkembang dengan adanya penambahan hara mineral dan asam amino dengan jumlah yang tidak menekan pertumbuhan mikroba yang terkandung. Secara luas  pupuk hayati dapat dikombinasikan dengan beberapa jenis bahan pembawa tertentu sebagai media tinggal/tumbuh dari mikroba yang terkandung. Di pasar komersial,  pupuk hayati dengan bahan pembawa padat tidak sebanyak pupuk hayati dengan bahan pembawa cair dikarenakan membutuhkan investasi yang jauh lebih besar dan memiliki tingkat kesulitan  tersendiri dalam proses produksinya.

Apa saja syarat  standar kualitas/ baku mutu pupuk hayati ?

Sampai saat ini syarat baku mutu pupuk hayati di Indonesia hanya terbatas untuk inokulan Rhizobia, sedangkan baku mutu untuk pupuk hayati majemuk (pupuk hayati yang memiliki lebih dari  1 strain mikroba) belum ditentukan secara peraturan. Baku mutu pupuk hayati merupakan syarat yang harus dipenuhi agar fungsi mikroba yang terkandung dapat memberikan pengaruh positif  terhadap tanaman.

Yang perlu diperhatikan untuk menentukan mutu sebuah produk pupuk hayati adalah

1.       Jumlah populasi mikroba,

2.      Keefektifan mikroba,

3.      Bahan pembawa.

Apa manfaat pupuk hayati ?

Manfaat pupuk hayati sangat luas, dapat dijelaskan secara singkat bahwa peranan mikroba bermanfaat yaitu memiliki kemampuan untuk mengurai residu kimia, mengikat logam berat, mensuplai sebagian kebutuhan N untuk tanaman, melarutkan senyawa fosfat, melepaskan senyawa K dari ikatan koloid tanah, menghasilkan zat pemacu tumbuh alami (Giberellin, Sitokinin, Asam Indol Asestat), menghasilkan enzim alami, menghasilkan zat anti patogen (spesifik pada tiap jenis mikroorganisme), dll,  jadi dapat disimpulkan bahwa peranan dan manfaat pupuk hayati sangat besar di dalam pratek budidaya. Pupuk hayati berfungsi untuk meningkatkan hasil produksi, meningkatkan kualitas hasil, meningkatkan efisiensi pemakaian pupuk buatan ,  mengurangi dosis pemakaian pupuk buatan, memperbaiki struktur fisik- kimia-biologi tanah, menekan serangan hama dan penyakit, menjadikan keseimbangan flora fauna dalam tanah tercipta dengan baik yang pada akhirnya membawa kebaikan untuk segala sisi budidaya pertanian.

Bagaimana cara menilai kualitas dari sebuah produk pupuk hayati ?

Menilai kualitas sebuah produk pupuk tidak sama seperti merasakan  produk makanan yang saat itu juga dapat diketahui rasa lezatnya, pada hakekatnya hasil pemakaian yang akan menyatakan dengan sendirinya tentang kualitas sebuah produk pupuk, tetapi untuk “teliti sebelum memakai” perlu diperhatikan hal hal sebagai berikut :

Latar belakang perusahaan yang memproduksi,

Sejauh-mana penerapan teknologi produksi diberlakukan,

Sumber daya manusia  dan kapasitas dari para ahli yang terlibat sejak proses persiapan produksi hingga produksi,

Bagaimana sistem dan tata cara pemasaran produk,

Keterbukaan perusahaan dalam memberi keterangan tentang spesifiksasi dan hubungannya dengan manfaat produk.

Kandungan BioBoost

Mengapa BioBoost disebut pupuk hayati ?

Karena kandungan yang terdapat dalam BioBoost adalah makhluk hidup yaitu mikroba tanah.

Secara umum ada 3 macam pupuk yaitu pupuk kimia (anorganik) seperti Urea, ZA, KCl, NPK dan lainnya. Satu lagi adalah pupuk organik yaitu kompos (dari sisa-sisa tanaman/humus) dan pupuk kandang (dari kotoran hewan).

Sejalan dengan kemajuan teknologi, kini telah ditemukan jenis pupuk yang baru yaitu Pupuk Hayati, yang isinya berupa mikroba penyubur tanah. Kandungan mikroba membuat pupuk ini ramah lingkungan. Mikroba tersebut b

wp-1459402013726.jpeg

Ada banyak keuntungan yang digunakan jika menggunakan BioBoost di antaranya:

Ø  Hemat pupuk (kimia, kompos/ kandang) sampai 50%.

v  Pupuk kimia sekarang sudah didapat, jadi penghematan pupuk kimia hingga 50% bukan hanya penghematan uang tetapi juga mempermudah petani melanjutkan usaha tani.

Ø  Gulma (tanaman liar berkurang).

v  Padi lebih cepat tumbuh, daun lebih cepat tinggi, sehingga pertumbuhan gulma (rumput liar) terhambat akibat sinar matahari terhalang padi yang tumbuh cepat.

Ø  Lebih tahan terhadap hama penyakit.

v  Tanaman lebih tinggi, batang, daun lebih kokoh dan sedikit daun yang layu/ kering sehingga walaupun padi sudah tinggi namun sinar matahari masih sampai kedasar (karena tidak tertutupi daun yang kering), dan arena lahan lebih bersih akan mengurangi hama tikus.

Ø  Anakan lebih banyak.

v  Dengan BioBoost batang lebih besar, bias 1,5 kali lebih besar, anaknya lebih banyak biasa mencapai 85-100 anakan, daunnya lebih rimbun. Tanpa BioBoost, batang lebih kecil, anakan hanya mencapai 18 s/d 24 dan daun lebih sedikit.

Ø  Panen lebih cepat.

v  Padi yang ditanam dengan BioBoost biasanya lebih cepat seminggu atau 10 hari, karena itu anda harus siapkan pengusir burung lebih cepat dari biasanya saat anda belum menggunakan BioBoost. Panen lebih cepat akibatnya padi bisa dipanen sebelum hama tikus datang.

Ø  Bulir lebih berisi (bernas).

v  Lebih sedikit gabah yang kosong.

Ø  Beras lebih tahan lama dan tidak menguning.

Ø  Mutu dan peningkatan hasil gabah kering panen menjadi lebih baik.

Ø  Ramah lingkungan dan tidak meninggalkan Residu Pestisda.

Ø  Tanah semakin lama semakin subur.

Bagaimana aplikasi BioBoost pada saat pembibitan?

Rendam benih semalam sebelum penyemaian dengan larutan BioBoost secukupnya. Satu tutup BioBoost (kemasan 1 L) dilarutkan dalam satu liter air.

Bagaimana aplikasi BioBoost pada saat penanaman?

Tiga hari sebelum penanaman bibit padi, siram/ semprotkan BioBoost pada lahan sawah. Pada tahap ini dibutuhkan 2 L BioBoost yang dicampur dengan 200 L air bersih.Biasanya sebelum ditanam, lahan diolah terlebih dahulu di bajak atau di cangkul.

Apabila pada proses ini menggunakan pupuk kandang / kimia maka tetap gunakan pupuk seperti biasa, hanya dosis dikurangi hingga 50%. Penggunaan pupuk kimia/ kandang harus berjarak 3 hari dengan pupuk hayati BioBoost ini. Artinya pemakaian pupuk kandang/ kimia ini harus dilakukan 1 minggu sebelum tanam.

Bagaimana Aplikasi BioBoost Bila dikombinasikan dengan Pupuk Kimia?

Pengolahan Tanah :

Lahan diolah sebagaimana biasanya dan sebaiknya gulma dan rumput dibuang keluar lahan. Air seminim mungkin sehingga kondisi dalam keadaan basah.

Campurkan 1 ltr BioBoost dengan 200 ltr air (untuk lahan seluas 1 ha) atau 1 tangki isi 14 liter : 100 cc/10 x tutup botol pupuk BioBoost (1 ha = 14 tangki), diamkan sejenak (5-10 mnt) lalu semprotkan dipermukaan lahan yang sudah diolah sampai merata.

Penanaman Bibit :

Aplikasi ke – 1

3 hari setelah penyemprotan BioBoost, baru bibit padi ditanam seperti biasanya.

2 hari SMT [setelah masa tanam] atau 5 hari setelah penyemprotan tanaman diberi pupuk kimia seperti biasa dengan dosis 50% dari kebutuhan sebelum menggunakan BioBoost.

Aplikasi ke – 2

10 hari SMT [setelah masa tanam] dilakukan lagi penyemprotan BioBoost sebanyak 1 ltr dicampur dengan 200 ltr air atau 1 tangki isi 14 liter : 100 cc/10 x tutup botol pupuk BioBoost [1 ha = 14 tangki]

Aplikasi ke – 3

Penyemprotan BioBoost yang ke-3 dilakukan pada saat tanaman berusia 30 hari SMT [Setelah Masa Tanam] dengan campuran 2 ltr BioBoost : 200 ltr air atau 1 tangki isi 14 liter : 200 cc/20 x tutup botol pupuk BioBoost [1 ha = 14 tangki].

5 hari setelah penyemprotan BioBoost, tanaman diberi pupuk kimia seperti biasa dengan dosis 50% dari pemberian tanpa BioBoost.

Aplikasi ke – 4

Penyemprotan BioBoost yang ke-4 dilakukan pada saat tanaman berusia 60 hari SMT [Setelah Masa Tanam] dengan campuran 2 ltr BioBoost : 200 ltr air atau 1 tangki isi 14 liter : 200 cc/ 20 x tutup botol pupuk BioBoost [1 ha = 14 tangki].

Pupuk Kimia sudah tidak diberikan setelah tanaman padi berusia 60 hari SMT [Setelah Masa Tanam].

Dikarenakan tanaman padi sudah lebat usahakan sprayer dibuka lebih besar agar larutan semprotan bisa jatuh sampai kepermukaan.

Kebutuhan BioBoost

Pupuk kimia yang dibutuhkan untuk lahan 1 ha 1x masa panen.

Urea 175 Kg ; SP-36 / TSP 50 Kg ; KCL 100 Kg.

Waktu pemupukan harus tepat sesuai dengan kebutuhan unsur hara pada tanaman yaitu biasanya sebanyak 2 kali, yang pertama pada saat awal tanam dan kedua pada saat tanaman telah berumur 35 hari.

wp-1459402037294.jpeg

APAKAH PUPUK BIOBOOS BISA DI KASIH KE AYAM.???

Apabila di kasih ke ayam sangat bagus apalagi di campur sama Cloropyll.

Percobaan Ayam pedaging 1000 ekor, baru di panen 650 ekor dg berat 1.743 kg atau rata2, 2,68kg / ekor, tidak ada afkir (ditolak), saat ini panen terbaik yg dulunya terjelek, sdgkan yg dulunya terbaik 2,46 kg / ekor Aplikasi BioBoost dan K-Liquid Chlorophyll pada ayam pedaging memberikan kenaikan bobot ayam.

foto
19 tambah satu

19
kemitraan

1
Dibagi secara terbuka • Lihat aktivitas
Sembunyikan 5 ulasan
  • Foto profil Mur Dhan
    Sekilo berapa brooo
    24 mgu
  • Foto profil ikhwan syahroni
    K liquid dan bioboost klo g salah produk k link ya (mlm)
    24 mgu
  • Foto profil Dimas adityantama Putra
    24 mgu
  • Foto profil Dedet Naswira
    + Fendy prakoso campur 10ml Bioboost dgn ​​2 L air minumnya
    24 mgu
  • Foto profil Dedet Naswira
    + Asma Malika Sifa BioBoost 1 L (1 botol) Rp.117.000
    24 mgu
  • Foto profil Dedet Naswira
    + Sapriadi Adi + wiratno ributwong
    ayam umur 44 hari berat 2,68 kg, diundur dipanen krn pasar lgi banjir ayam, Umur 34 hari sdh dpt berat 2,04 kg, lbh cepat 4 hari dr sblmnya umur 38 hr baru dpt 2,05 kg, sblmnya panen terjelek skrg jd panen terbaik, umur 34 hari FCR = 1,48 Semakin kecil FCR, maka menghemat pakan ayam. Krn bau pada kotoran ayam akibat dari 30 persen tdk diserap oleh pencernaan, dg Bioboost sbg probiotik membantu keseimbangan mikroorgabisme ususn shg penyerapan nutrisi lbh sempurna, shg bs selamatkan nutrisi yg hilang 20-25 persen shg tinggal ampas saja, akibatnya bau kotoran berkurang itu menyebabkan FCR Gratis
Iklan

One thought on “Discusi Bioboost

Jika Blog Ini Kurang Berkenan di hati Anda Atau Ada pertanyaan seputar Solusi Sehat Bersama Produk k-link, Silahkan Posting pertanyaan anda di bawah, Saya Sangat Senang Mendengarnya.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s